Minggu, 08 Mei 2011

Model Data Dalam GIS (Geographic Information System)

Ketemu lagi sobat-sobat… kali ini saya akan membahas sedikit mengenai model data dalam GIS yang biasa digunakan. Bagi sobat-sobat yang baru bergabung dan belum mengerti mengenai deskripsi GIS, silahkan klik disini untuk lebih memahaminya…

Data adalah hal yang merupakan komponen penting dalam GIS. Secara fundamental GIS bekerja dengan dua tipe model data geografis yaitu model data vektor dan model data raster.

Model Data Vektor
Model data vektor ada 3 macam yang meliputi point, garis dan polygon. Informasi posisi point, garis dan polygon disimpan dalam bentuk koordinat x dan y. Suatu lokasi point dideskripsikan melalui sepasang koordinat x dan y. Sedangkan bentuk garis seperti jalan dan sungai dideskripsikan sebagai kumpulan dari koordinat-koordinat point. Dan untuk bentuk poligon, seperti zona project, areal pemukiman, dll disimpan sebagai pengulangan koordinat yang tertutup.

Model data vektor umumnya untuk menyajikan feature peta. Masing-masing feature menggunakan satu set koordinat untuk mendefinisikan objek yang dikehendaki dan data atribut terkait dengan feature, bukan pixel. Atau lebih gampangnya adalah hanya model data vektor/feature yang memiliki data atribut, sedangkan model data raster/pixel tidak memiliki atribut.



Model Data Raster
Model data ini terdiri dari sekumpulan grid/sel seperti peta hasil scanning maupun gambar/image. Masing-masing grid/sel atau pixel memiliki brightness value atau digital number (DN) yang bergantung pada bagaimana image tersebut digambarkan. Model data ini biasanya untuk data citra penginderaan jauh atau hasil scanning dan sudah siap dibaca computer (machine readable data). Gampangnya adalah, pada sebuah image hasil penginderaan jarak jauh dari sebuah satelit, masing-masing pixel direpresentasikan sebagai panjang gelombang cahaya yang dipantulkan dari posisi permukaan bumi dan diterima oleh satellit dalam satuan luas tertentu yang disebut pixel.

Dan untuk image hasil scanning, masing-masing pixel merepresentasikan keterangan nilai yang berasosiasi dengan point-point tertentu pada image hasil scanning tersebut. Dalam GIS, setiap data geografis memiliki data tabular yang berisi informasi spasial. Data tabular tersebut dapat direlasikan oleh GIS dengan sumber data lain seperti basis data yang berada diluar tools GIS.
 

1 komentar:

  1. terkait dengan implementasi GPS dan GIS, bisa diunduh artikel berikut http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/1163/1/50407307.pdf

    BalasHapus