Sabtu, 14 Mei 2011

Membuat Shapefile Baru Pada ArcGIS


ArcGIS adalah salah satu software yang banyak digunakan oleh para pengguna GIS. Software ini dikembangkan oleh ESRI (Environment Systems Research Institute). Buat sobat-sobat yang masih newbie seperti saya, silahkan baca juga deskripsi GIS disini dan baca juga tentang ArcCatalog disini.

Berbeda dengan Arc View, untuk membuat shapefile baru pada ArcGIS dilakukan melalui ArcCatalog, features classes (yang dapat dibuat pada ArcMap) dan harus mendefinisikan type features tersebut, Point, Line, atau Area (Polygon).
Langkah-langkah membuat shapefile baru pada ArcGIS adalah sebagai berikut
1. Pilih shortcut program ArcCatalog. Atau klik Start > Programs > ArcCatalog.
2. Untuk membuat folder baru dari ArcCatalog, klik kanan location folder
3. Pilih New > Folder
4. Ganti nama New Folder, misal pada dengan yang diinginkan

5. Klik kanan dari folder yang tadi dibuat, dan pilih New > Shapefile…

6. Maka akan tampil form Create New Shapefile, ketik Name shapefile dan pada dropdown panah pilih feature type

7. Klik tombol Edit, untuk mendefinisikan sistem koordinatnya
8. Maka akan tampil form Spatial Reference Properties, pilih tombol Select dan pilih sistem koordinat yang telah diketahui. Atau klik Import dan pilih sumber data yang akan dicopikan, atau klik New dan definisikan sistem koordinat yang baru.


9. Pada kotak dialog Browse for dataset akan muncul pilihan system koordinat. Pilih Geographic Coordinate System yang diinginkan.



10. Pilih Coordinate System dan klik tombol Add
11. Dari form Spatial Reference Properties, Klik tombol Apply atau OK
12. Maka Description pada form Create New Shapefile, akan menampilkan sistem koordinat yang dipilih.
- Coordinates will contain M value. Used to store route data, jika shapefile akan disimpan dalam bentuk polyline yang mempresentasikan rute, cek koordinat akan berisi nilai M.
- Coordinates will contain Z value. Used to store 3D data, jika shapefile akan disimpan pada feature tiga dimensi, sebelumnya cek koordinat akan berisi nilai Z.


13. Pilih tombol OK dan selesai.


4 komentar:

  1. mantap gan ijin copy boleh gak dikit ge blog gwe.

    BalasHapus
  2. gan, kalo mau bikin shp kawasan penelitian gimana caranya, saya punya shp Batas kawasan TNKS nah TNKS kan sangat luas jadi saya harus membuat untuk kawasan penelitian saya saja.
    mohon pencerahannya.
    mohon kirim penjelasannya ke enggi_ediansyah@yahoo.com

    BalasHapus
  3. Di pilah dulu areal yang yang akan dijadikan kawasan penelitian, lalu di digitasi areal tersebut agar dapat shp-nya.
    cek di http://gis-indonesia.blogspot.co.id/2011/05/digitasi-peta-pada-arcgis.html

    BalasHapus