Rabu, 25 Mei 2011

Digital Elevation Model (DEM) dan Digital Elevation Data (DED)


Digital Elevation Model (DEM) dibangun dari Digital Elevation Data (DED). DED merupakan satu set data digital yang mempunyai suatu informasi ketinggian suatu permukaan bumi. DED ini umumnya digunakan dalam analisis topografi untuk keperluan di bidang teknik, perencanaan, militer, dll.


Di bidang teknik misalnya digunakan untuk menghitung cut and fill dalam konstruksi jalan, atau dalam bidang hidrologi yang digunakan untuk analisis banjir, perencanaan pembuatan DAM, dll.

Metode yang digunakan untuk meyimpan DED dapat dikelompokan menjadi empat yaitu meyimpan dalam format grid, kontur, profil dan TIN (Triangulated Irregular Network). DED ini dapat degenerate dari data kontur yang ada, atau dari analisis fotogametri dari foto udara stereo, atau bisa juga dari data satelit stereo.

Digital Elevation Model (DEM) merupakan DED yang disimpan dalam format grid atau raster, dimana data elevasi disajikan secara sekuensial pada kolom dan baris dalam bentuk sel-sel atau yang lebih sering dikenal dengan picture element (pixel). Masing-masing pixel mewakili suatu areal yang berbentuk segiempat dan umumnya bujur sangkar dan setiap pixel memiliki koordinat dan informasi (atribut keruangan dan waktu).

Data yang dapat dibangun dari DEM yaitu peta kelas ketinggian, peta kemiringan lereng, peta sapek, peta Sub-DAS, peta arah aliran air, peta 3 dimensi, dll.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar